Dream is not dream but is real

Percaya gak percaya mimpi itu bisa jadi kenyataan lo! Bahkan tak sedikit orang bijak mengatakan mimpi itu awal dari kenyataan dan kita harus punya mimpi untuk mencapai cita-cita.

Masa teenager bukanlah hal yang tabuh untuk menyelam mimpi. Bahkan banyak hayalan yang kadang is not real. Keinginan yang begejolak dalam hati seakan-akan membuat mereka terus bermimpi jauh dan akhirnya tak sedikit yang jatuh karena mimpinya. Jadi gimana dong biar mimpi jadi kenyataan?

Gampang banget kalo mimpi ingin jadi kenyataan. Mimpi kamu-kamu itu harus terprogram dengan baik, maksudnya kamu harus bermimpi sesuai kemampuan, jangan seperti anak dalam usia play stage dan game stage yang mimpinya selalu berubah-ubah. Kadang ia ingin jadi dokter dan seorang guru disamping itu dia ingin jadi seorang selebritis. Tapi ketika usia mencapai 15 tahun seorang anak sudah mempunyai suatu pandangan kedepan dia mau jadi seperti apa. Dan biasanya dia memilih bidang yang sesuai cita-citanya. Misalnya seorang anak ketika dismp dia ingin menjadi seorang dokter, kemudian disekolahnya dia mengikuti sains club, les biologi, dan dia melanjutkan ke SMA dengan jurusan IPA. Nah kemudian dia kuliah di fakultas kedokteran, dan jadilah dokter. NAh mimpi anak itu jadi kenyataan kan?

Nah terus masalah lain timbul ketika minat dan bakat saling bertentangan?

Minat dan bakat adalah sesuatu yang saling melengkapi. Banyak orang yang beranggapan bahwa asalkan ada minat maka semuanya bisa terjadi. Tapi menurut amy, saya beranggapan tanpa bakat pun tidak bisa. Kita ambil contoh, seorang anak sangat besar minat nya untuk menjadi seorang artis, dan dia mengikuti les vokal sementara suaranya sangat tidak memadai untuk itu. Namun dia sangat pintar didalam menari balet, hanya dia tidak ada sedikit minat untuk menjadi menekuni bidang tarian yang memakai rok pendek ini. Nah hal itu terus dipaksakan dia tidak menggubris nasihat orang tua nya. Akhirnya impiannya tidak menjadi kenyataan. Dia hanya murid setia di kursus vokal, sementara dia telah mengabaikan sesuatu yang dapat membesarkan namanya mungkin lebih dari seorang penyanyi.

contoh lain seorang anak laki-laki dia mempunyai tubuh tinggi dan dia mempunyai hobby main band. Namun setelah lima tahun dia bergabung dalam bandnya dia belum menemukan suatu jalan untuk membesarkan namanya. Tapi dia tidak putus asa, namun bukan berarti dia diam dalam kesenangannya main band, dan dia menyadari bahwa selama ini piala yang ada dirumahnya adalah piala juara pertandingan basket semasa ia smp. Kemudian dia mencoba bergabung dengan satu club basket, dan sekarang dia menjadi pemain basket terkenal, meski dia harus meninggalkan musik dan mencoba untuk lebih memnyukai basket yang lebih menjanjikan.

Intiya kita harus memahami kelebihan kita, tunjukan pesona pada dunia dengan bakat kita, dengan sesuatu yang menurut orang lain susah tapi mudah sekali kita lakukan. Kita harus rela meniggalkan kesenangan kita jika ada bakat dibidang lain dan cobalah senangi bakat kita.

Mulailah untuk berlaku adil dan jujur pada diri sendiri. Jangan membohongi diri sendiri dengan memaksakan kehendak seperti di band dan les vokal, tapi cobalah untuk melihat les balet atau masuk club basket yang bisa bermanfaat.

Begitulah hidup lebih jujur dan lebih adil. Jangan membawa barang di tangan kanan saja karena tangan kanan pasti mulai merasa sakit, cobalah untuk membagi barang bawaan anda ditangan kanan dan kiri anda. Lebih mudahkan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s